Meningkatkan Multi skill Mahasiswa bersama Rumah Kearifan (House of Wisdom)

Oleh: Eni Listiowati (Mahasiswa Pendidikan Kimia UIN Sunan Kalijaga Magang di Rumah Kearifan)

Liburan semester genap tahun 2022 ini program studi Pendidikan kimia melaksanakan program magang bagi mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Prodi Pendidikan Kimia menyediakan beberapa tempat magang, salah satunya Lembaga Rumah Kearifan (House of Wisdom). Lembaga Rumah Kearifan (House of Wisdom) merupakan Lembaga yang bergerak di bidang penelitin dan publikasi, pelatihan, advokasi, dan konsultasi. Secara resmi prodi Pendidikan Kimia menyerahkan 10 mahasiswanya ke Lembaga Rumah Kearifan untuk melaksanakan kegiatan magang selama kurang lebih 40 hari dari tanggal 20 Juli hingga 31 Agustus 2022.

Selama melaksanakan magang di Rumah Kearifan terdapat banyak kegiatan yang dilaksanakan. Mulai dari kepenulisan dan pelatihan hingga kegiatan terjun langsung ke masyarakat. Dimulai dengan melaksanakan pelatihan Living Value Education (LVE). Pelaksanakan pelatihan dilakukan bersama dengan peserta lainnya yang berjumlah 11 orang selama tiga hari pada tanggal 28-30 Juli 2022. Living Values Education (LVE) merupakan program Pendidikan yang dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan, pengetahuan, dan alat untuk menciptakan suasana berbasis nilai dan melaksanakan Aktivitas Pendidikan Menghidupkan Nilai (Living Values Education). Banyak hal-hal baru yang dilakukan selama proses pelatihan yang dapat meningkatkan kualitas diri pesertanya.

Berpindah dari kegiatan pelatihan Living Values Education, kegiatan magang juga bersamaan dengan pelaksanaan kegiatan “Petualang Muda” yang diadakan oleh Rumah Kearifan pada tanggal 9-18 Agustus 2022 di desa Pulutan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul. Petualang Muda adalah sebuah program Rumah Kearifan (House of Wisdom) yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat dalam bidang Pendidikan, sosial, dan budaya berbasis nilai-nilai kearifan.

Selama hampir 10 hari berada di desa Pulutan peserta Petualang Muda melaksanakan kegiatan yang cukup padat. Founder dari Rumah Kearifan yaitu Dr. Muqowim, M.Ag pun turut andil dalam salah satu runtutan program Petualang Muda, yaitu sebagai trainer yang memberikan materi pelatihan LVE bagi guru-guru di MIN 4 Gunung Kidul. Selama pelatihan LVE bagi guru-guru dilaksanakan, peserta Petualang Muda mengisi kegiatan dengan mengajar anak MIN 4 Gunung Kidul dari kelas 1 hingga kelas 6. Bagi sebagian peserta kagiatan mengajar merupakan hal yang baru dan dapat dijadikan pengalaman yang berharga. Selain itu, dilaksanakan pula kegiatan Edukasi Ramah Lingkungan berupa pengenalan tanaman obat dan pengolahan limbah sampah kertas menjadi topeng bagi siswa-siswi di MIN 4 Gunung Kidul dan SD Kanisius Pulutan. Seluruh siswa mengikuti dengan sangat antusias kegiatan yang disampaikan oleh Pak Sentot Burhanudin Iqbal, S.P. tersebut. Saat sore hari, basecamp Petualang Muda dibuka untuk kegiatan bimbingan belajar (Bimbel) bagi anak-anak SD ataupun SMP.

Program Petualang Muda bersamaan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77. Pada tanggal 17 agustus 2022 dilaksanakan upacara bendera bagi siswa-siswi MIN 4 Gunung Kidul dan masyarakat setempat di Lembah Desa, salah satu tempat wisata yang ada di desa Pulutan. Petugas upacara bendera adalah siswa MIN 4 Gunung Kidul yang sudah dilatih oleh para peserta kegiatan Petualang Muda. Upacara bendera dilaksanakan dengan hikmat dan diakhiri dengan pertunjukkan teater dari para peserta Petualang Muda. Sebelum upacara kemerdekaan, siswa-siswa MIN 4 Gunung Kidul juga sempat melaksanakan upacara pramuka untuk memperingati hari Pramuka Nasional. Sama halnya dengan upacara kemerdekaan, petugas upacara pramuka juga berasal dari siswa-siswi MIN 4 Gunung Kidul yang sudah dilatih beberapa hari sebelumnya. Selesai melaksanakan upacara bendera, peserta Petualang Muda mengadakan lomba tujuhbelasan di MIN 4 Gunung Kidul. Lomba-lomba yang diadakan yaitu lomba menggambar, balap kelereng, estafet karet dan lomba yel-yel. Seluruh siswa berkontribusi aktif dalam kegiatan tersebut.

Selain mengisi kegiatan di MIN 4 Gunung Kidul dan SD Kanisius Pulutan para peserta Petualang Muda melaksanakan kegaiatan bersama masyarakat desa Pulutan yaitu pelatihan budidaya kambing (Reproduksi, pakan dan membuat kompos). Beberapa para peternak kambing di desa Pulutan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kualitas ternaknya. Program Petualang Muda sendiri ditutup dengan kegiatan ecoturism dengan mengunjungi wisata alam yaitu Pantai Kukup dan Tebing Breksi yang ada di Gunung Kidul. Kegiatan ecoturism ini bertujuan untuk mempelajari, mengagumi, dan menikmati pemandangan, tumbuh-tumbuhan, dan bentuk-bentuk manifestasi budaya masyarakat yang ada, baik dari masa lampau maupun masa kini.

Selesai program Petualang Muda dilaksanakan, kegiatan magang selanjutnya yaitu mengadakan pelatihan Living Softskill Education. Mahasiswa magang ikut membantu mempersiapkan pelaksanaan pelatihan tersebut, seperti membuat flyer promosi, membuat sertifikat peserta, hingga menyiapkan konsumsi. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari dengan jumlah peserta 9 orang yang berasal dari berbagai instansi. Selain membantu dibelakang layar, mahasiswa juga membantu perose pelatihan dengan menjadi asisten trainer. Salah satu keuntungan yang didapatkan mahasiswa yaitu juga dapat mengikuti pelatihan secara tidak langsung dan dapat mengetahui bagaimana tugas trainer itu sendiri.

Setelah dilaksanakan kegiatan magang selama 40 hari, pada tanggal 31 Agustus 2022 dengan resmi pihak prodi Pendidikan Kimia menarik kembali mahasiswanya dari Rumah Kearifan. Penarikan mahasiswa ini bukan berarti perpisahan bagi mahasiswa dengan Lembaga Rumah Kearifan. Akan tetapi, hanya sebagai penanda bahwa kegiatan magang telah usai. Lembaga Rumah Kearifan dengan senang hati menyampaikan kesediaannya apabila mahasiswa ingin mengunjungi Rumah Kearifan kembali untuk belajar dan bersilahturahmi. Magang disini membawa manfaat dan pembelajaran yang cukup banyak bagi mahasiswa, khususnya untuk meningkatkan kemampuan, baik softskill ataupun hardskill. Selain itu, juga dapat mengetahui bagaimana mengelola pelatihan dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *