Bahagia Dunia dan Akhirat dengan Parenting “Menjadi Siswa Sukses dan Berkah”

Bahagia Dunia dan Akhirat dengan Parenting "Menjadi Siswa Sukses dan Berkah"

Pada tanggal 17 Mei 2025, MI Al-Ma’had An-Nur Bantul menggelar seminar bertema “Menjadi Siswa Sukses dan Berkah” yang dihadiri oleh orang tua, siswa kelas 6, serta para guru. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan kepada semua pihak tentang pentingnya pengasuhan yang berbasis pada nilai-nilai positif, terutama dalam menciptakan keberkahan bagi peserta didik. Kepala Sekolah, Anis Sulhan Fadlil, M.Pd., membuka acara dengan harapan bahwa seminar ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus pengasuhan anak.

Dr. Muqowim menekankan bahwa keberkahan dalam pendidikan lebih penting daripada sekadar pencapaian materi.

Pembicara utama seminar ini adalah Dr. Muqowim dari UIN Sunan Kalijaga dan Rumah Kearifan. Dalam paparannya, Dr. Muqowim menekankan bahwa keberkahan dalam pendidikan lebih penting daripada sekadar pencapaian materi. “Nilai-nilai karakter yang kita tanamkan pada anak adalah investasi yang lebih abadi daripada segala bentuk materi,” ungkapnya. Pesan ini menggugah kesadaran orang tua dan guru tentang tanggung jawab kolektif mereka dalam membentuk karakter siswa.

Dr. Muqowim mengajak peserta untuk merenungkan bagaimana nilai-nilai positif dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana Dr. Muqowim mengajak peserta untuk merenungkan bagaimana nilai-nilai positif dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengingatkan orang tua untuk menjadi teladan dalam berbagi nilai-nilai kebaikan dan keberkahan kepada anak. “Setiap tindakan dan ucapan kita selaku orang tua memiliki dampak besar dalam pembentukan karakter anak,” tambahnya, mendorong partisipasi aktif dari semua peserta.

Siswa kelas 6 juga diperbolehkan untuk menyampaikan pendapat mereka tentang apa yang mereka butuhkan untuk meraih kesuksesan. Beberapa siswa berbagi pengalaman tentang bagaimana dukungan orang tua dan guru berperan penting dalam proses belajar mereka. Diskusi ini menghasilkan dialog yang konstruktif dan menunjukkan bahwa siswa sudah mulai memahami arti dari kesuksesan yang sesungguhnya.

Anis Sulhan Fadlil, sebagai kepala sekolah, menegaskan komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengasuhan yang berbasis nilai. “Sekolah dan keluarga harus bersinergi dalam mendidik anak-anak kita. Mari kita bersama-sama menciptakan atmosfer yang kaya akan nilai-nilai positif,” ujarnya. Suasana seminar semakin terasa hangat dengan kesepakatan untuk saling mendukung dalam proses mendidik siswa.

Di akhir seminar, peserta dibekali dengan tips praktis untuk menerapkan pengasuhan berbasis nilai dalam kehidupan sehari-hari. Dr. Muqowim memberikan beberapa contoh nyata tentang bagaimana orang tua dan guru dapat berkontribusi dalam menjaga keberkahan di lingkungan rumah dan sekolah. “Ingatlah bahwa anak-anak adalah cerminan dari kita. Mari kita wujudkan keberkahan dalam langkah-langkah kecil setiap hari,” tutupnya dengan penuh semangat.

Seminar “Menjadi Siswa Sukses dan Berkah” di MI Al-Ma’had An-Nur ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kerjasama antara orang tua, siswa, dan guru dalam membangun karakter yang baik.

Seminar “Menjadi Siswa Sukses dan Berkah” di MI Al-Ma’had An-Nur ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kerjasama antara orang tua, siswa, dan guru dalam membangun karakter yang baik. Dengan penguatan nilai-nilai positif, diharapkan siswa tidak hanya sukses dalam akademik, tetapi juga tumbuh menjadi individu yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah langkah konkret menuju masa depan yang lebih baik dan penuh berkah bagi semua.

About Beny Setyawan

Koordinator Bidang Penelitian dan Penerbitan Rumah Kearifan (House of Wisdom). Guru SMK Batik 2 Surakarta. Tutor Universitas Terbuka.

View all posts by Beny Setyawan →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *